Kelima, integrasi infrastruktur konektivitas melalui pembangunan transportasi, energi, dan jaringan digital untuk memperkuat keterhubungan antarwilayah. “Seluruh agenda tersebut didukung kebijakan strategis yang menekankan kolaborasi lintas pemerintahan, penguatan investasi, serta pembangunan berkelanjutan,” kata mantan Kapolda Papua ini.
Untuk tahun 2027, Papua menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,27 persen, PDRB per kapita Rp92,27 juta, tingkat kemiskinan 17,51 persen, tingkat pengangguran 6,02 persen, serta gini ratio 0,344. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 74,57, disertai peningkatan kualitas lingkungan dan penurunan emisi.
Gubernur menegaskan, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada sinergi pemerintah kabupaten/kota. “Karena itu, penyelarasan perencanaan dan sinergi program menjadi kunci,” tegasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…
Ketua KSPI Papua, Benyamin Eduard Inuri, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak…