

JAYAPURA-Aksi coret-soret seragam sekolah pasca pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK sederajat secara online kerap terjadi setiap tahunnya. Termasuk di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini.
Di wilayah hukum Polsek Muara Tami, polisi terpaksa membubarkan sekelompok pelajar yang merayakan kelulusan dengan coret-coret baju, Sabtu (2/5).
Mirisnya, saat sekelompok pelajar dibubarkan kepolisian Sektor Muara Tami, polisi menemukan botol minuman keras (Miras). Untuk itu, anggota Polsek Muara Tami langsung bergerak cepat mengamankan seorang penjual dan menyita 55 botol miras di kawasan Koya Timur, Distrik Muaratami.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Muaratami, AKP. Jubelina Wally menerangkan, para pelajar dibubarkan dan diberikan arahan saat merayakan kelulusan di seputaran Pantai Skouw Mabo.
“Kami menemukan satu botol Miras milik pelajar yang belum dikonsumsi, kami menegur dan memberikan arahan saat mereka merayakan kelulusan mereka di Pantai Skouw,” ucap AKP Jubelina.
Ia pun menerangkan dari hasil interogasi, minum keras itu dibeli para pelajar di Kawasan Koya Timur. Selanjutnya pihaknya langsung mendatangi lokasi yang disampaikan.
“Kami gerebek dan temukan empat botol jenever, tujuh botol wiro, 13 botol anggur merah, dan 18 botol vodka,” ucapnya.
Mantan Kabag Ren Polres Jayapura Kota ini menyebutkan pelaku penjualan Miras ilegal saat ini sudah diamankan dan dimintai keterangan beserta barang bukti. Sementara pelajar yang kedapatan merayakan kelulusan mendapatkan bimbingan dan arahan.
“Anak-anak seharusnya tidak perlu lagi merayakan kelulusan mereka dengan coret-coret seragam sekolah, apalagi mau pesta Miras. Seharusnya mereka fokus setelah lulus kedepannya mau ngapain,” pungkasnya. (fia/nat)
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…