Categories: BERITA UTAMA

Ribuan Pelayat Iringi Jenazah Filep Karma dari Dok V-Waena

JAYAPURA-Ketua Dewan Adat Papua Domingus Sorabut mengatakan bahwa almarhum dihormati karena telah memberikan pendidikan politik bahwa penting untuk selamatkan masyarakat Papua menuju Kemerdekan dengan komitmennya dan teladan yang luar biasa bagi generasi muda. “Untuk rakyat Indonesia dan pemerintah Indonesia lewat kepolisian, saya sampaikan terimaksi karena telah bersama menghargai bapak bangsa kita dengan mengantarnya sampai di pemakaman dengan aman dan damai,” katanya. Selain itu Dewan Adat juga menyampaikan terima kasih kepada para Ondoafi yang memberikan tempat pemakaman dan telah dibayar secara adat lunas. “Kami telah melakukan pembayaran secara adat dan lunas jadi tidak ada lagi yang mengatakan bahwa tanah ini belum lunas dan sebagainya untuk itu Terima kasih untuk para Ondoafi di Tanah Tabi yang memberikan tempat untuk dimakamkannya bapa kami Filep Karma, dan terima kasih juga untuk seluruh rakyat Papua yang telah bersatu tanpa membedakan berkumpul dan berbelasungkawa bersama keluarga mengantarkan jenazah sampai ke tempat pemakaman dengan sangat aman dan damai,” katanya, Sementara itu prosesi pemakaman yang dilakukan pada malam hari tersebut berlangsung dengan suasana duka yang haru dengan ditutupi bendera Bintang Kejora peti almarhum dikuburkan secara militer West Papua dengan diiringi lagu Arnold Ap “Hidup ini suatu Misteri” dan laku “Hai Tanah Ku Papua” di hadapan rubuan rakyat Papua yang tersebar dari tempat pemakaman hingga badan jalan hingga polisi melakukan pengalian arus lalulintas lewat Buper karena massa menutupi badan jalan  di pemakaman umum Waena. Hal lain disampaikan Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw yang menyampaikan bahwa dirinya ikut berduka dengan kepergian sosok Filep Karma. “Secara pribadi saya ikut berduka atas meninggalnya kakak Filep sebab beliau pernah besar di Serui sama – sama dengan kami dan adik almarhum adalah teman sekolah saya sehingga saya ikut berduka,” kata Jhony di Kotaraja. Ia menyampaikan dari musibah ini harapanya pihak keluarga bisa tabah dan menerima rencana Tuhan dan semua proses bisa berjalan dengan baik. “Saat ini memang ada 2 opini yang muncul, menyebut ini kecelakaan murni dan ada juga menganggap in rekayasa tapi masih serahkan ke pihak yang berwajib. Tapi saya dengar pihak keluarga sudah menerima bahwa ini kecelakaan laut sehingga mari menerima itu  dan tidak berspekulasi  jadi masyarakat perlu menghargai apa yang disampaikan pihak keluarga,” tutupnya.(oel/ade/rel/wen)
newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Buron 10 Tahun, Terpidana Korupsi Ditangkap

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura berhasil mengamankan seorang terpidana tindak pidana korupsi…

24 minutes ago

Tak Kunjung Dibayar, Guru PAUD Demo di DPRK Jayapura

Para guru yang tergabung dalam Forum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini…

1 hour ago

Disayangkan, Perlakuan Oknum Taksi Bandara Cek Ponsel Penumpang

Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…

2 hours ago

Nekat Menjambret, Dua Pelajar Dibekuk Tim Resmob

"Modus yang digunakan pelaku yakni menabrak korban hingga terjatuh, kemudian mengambil handphone milik korban dan…

3 hours ago

Wali Kota Abisai Rollo Raih Gelar Doktor, Diwisuda Bersama 873 Lulusan Uncen

Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar Wisuda Program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, dan Program Diploma Periode…

4 hours ago

Bahan Pokok Alami Kenaikan Harga, Polres Keerom lakukan Sidak

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny Sohilait, bersama personel Unit…

5 hours ago