Categories: BERITA UTAMA

Tak Datang Tiga Kali Perintahkan Palang Jalan

JAYAPURA-Selang beberapa jam kemudian  ketua DPRD Kota Jayapura yang juga sebagai Ondoafi Skouw Abisai Rollo langsung turun ke lokasi pemalangan, pada Rabu (2/8), malam.

Abisai Rollo datang menemui langsung sejumlah perwakilan keluarga pemilik ulayat  dan meminta masyarakat untuk menyerahkan penyelesaian masalah tersebut kepadanya.

“Saya sudah dengar, jadi kalau pemerintah panggil kamu tidak mau datang, saya yang akan panggil mereka. Kasih waktu ke saya, serahkan masalah ini ke saya, saya ondoafi, saya tidak tipu dan malam ini kita buka sama-sama,” kata Abisai Rolo di hadapan sejumlah warga, Rabu (2/8) tadi malam.

Dia menyatakan dalam waktu dekat dirinya akan mengundang Plh Gubenur Papua, Ridwan Rumasukun, Asisten II Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai, Kadis PU Papua Amos Wenda, Kepala Balai Jalan Papua, Benyamin Elieser Pasurnay guna meminta pertanggung jawaban mereka dalam menyelesaikan persoalan ini.

Karena itu dia meminta agar pemerintah provinsi Papua tidak lepas tangan menyikapi persoalan ini. Bagaimanapun pemerintah harus segera tuntaskan masalah ini.

“Saya undang pertama kamu tidak datang, saya undang kedua, saya undang lagi tidak datang, sampai tiga kali, saya akan perintahkan palang,” tegasnya.

Usai berdiskusi dengan sejumlah perwakilan masyarakat tersebut, Abisai Rollo bersama dengan sejumlah warga langsung mendatangi lokasi pemalangan dan membuka palang jalan batang kayu kelapa itu dengan cara dipotong menggunakan mesin chain saw.

Sementara itu mewakili keluarga Agustina Merauje selaku pemilik ulayat, Wellem Reba menjelaskan, jalan itu terpaksa dipalang karena pemerintah provinsi Papua tidak menyelesaikan tuntutan ganti rugi atas lahan mereka seluas 218 meter x 26 meter.

“Ini sudah palang sudah ketiga kali palang, palang pertama pemerintah janji, Kadis PU Amos Wenda janji dua minggu ternyata sampai 3 bulan. Kami ke kantornya  tapi dia lari, akhirnya palang lagi kedua. Kemudian asisten 2 dan kepala bapeda janji lagi, datangi sampai empat kali, tapi ternyata sampai hari ini tidak ada,” ujarnya.

“Kami merasa kecewa, mereka lempar masalah ini seperti bola, ke sana ke mari, banyak janji,” pungkasnya. (ade/roy/wen)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago