Categories: BERITA UTAMA

Pemkab Mamteng Bangun Monumen Baptisan Pertama GIDI

BATU PERTAMA: Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH,MSi saat peletakan batu pertama pembangunan monumen baptisan pertama GIDI di Distrik Kelila, Kamis, (30/7) lalu. (FOTO: Humas Pemkab Mamteng for Cepos)

KELILA-Perayaan HUT Baptisan Pertama Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) ke-58 tahun ini di Distrik Kelila Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Pasalnya, dalam perayaan syukuran yang diikuti ribuan jemaat itu. Dilakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen baptisan pertama GIDI oleh Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., Kamis, (30/7) lalu.

Pelatakan batu pertama oleh Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP), diikuti Ketua GIDI Wilayah Bogo Pdt. Gad Yikwa dan perwakilan generasi dari 8 orang yang pertama dibaptis, Denis Yikwa. Pada kesempatan itu, sebanyak 33 jemaat dibaptis.

Bupati Ricky Ham Pagawak mengatakan, pembangunan monumen ini menandakan bahwa ada peristiwa besar dalam Gereja GIDI. Bahwa pada 1 Mei 1956 masyarakat menerima injil di Bokondini dan pada 29 Juli 1962, delapan orang tua mengambil sikap untuk dibaptis. 

Bupati RHP menuturkan, seluruh biaya pembangunan monumen sejarah baptisan pertama di Kelila ini, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Bupati berharap, masyarakat Distrik Kelila untuk ikut mengawasi dan menjaga mereka yang terlibat dalam pembangunan monumen dari awal hingga selesai.

Menurutnya, dengan usia 58 tahun peringatan HUT baptisan pertama, tentu iman dan kepercayaan jemaat dan gereja semakin dewasa.

Untuk itu, menurutnya jemaat GIDI harus mempertahankan iman Kristen sebagai orang yang mula-mula menerima pembaptisan di Kelila. Ini hendaknya menjadi dasar untuk pelayanan gereja ke depan. 

Masih menurut bupati dua periode ini, dengan usia yang matang, gereja tidak hanya melayani jemaat. Namun juga bisa ikut serta membantu pemerintah dalam membangun tanah Papua lebih khusus dan secara umum di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua GIDI Wilayah Bogo, Pdt. Gad Yikwa mengatakan, pembangunan momumen peringatan baptisan pertama ini sebagai sejarah untuk ditimggalkan bagi generasi GIDI mendatang.

Menurut Pdt. Gad Yikwa, monumen baptisan pertama dibuat agar generasi GIDI, dapat melihat bahwa ini merupakan tanda bahwa orang tua dulu sudah dibaptis.

Untuk itu, dia menyampaikan terima kepada Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang sudah memberikan perhatian untuk membangun monumen baptisan pertama GIDI.

Perwakilan generasi dari 8 orang yang pertama dibaptis Denis Yikwa mengatakan, dengan mulai dibangunnya monumen baptisan pertama ini, maka ini menjadi monumen baptisan pertama GIDI di Papua dan Indonesia.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang sudah berinisiatif membangun monumen ini.(Humas/reis/nat)

newsportal

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

9 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

15 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

16 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

17 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

23 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

24 hours ago