Sebagai contoh di SMA N 4 Jayapura Deli sampaikan ada beberapa anak-anak yang ditolak pihak sekolah. Sementara mereka berdomisili di Jayapura Selatan yang merupakan wilayah SMA Negeri 4 Jayapura.
Karena itu Ketua Komisi D itu mengatakan, bahwa DPR Kota Jayapura mendorong penuh pihak sekolah untuk memberikan data verifikasi faktual yang transparansi kepada komisi D untuk menjadi bahan pertimbangan anggota dewan ketika ada masyarakat yang melakukan pengaduan.
“Kami meminta data verifikasi faktual yang transparansi dari pihak sekolah untuk menjadi bahan kami dapat melaporkan ke pihak-pihak orang tua murid yang memberikan pengaduan di DPR Kota Jayapura,” jelasnya.
Adapun hasil dari pertemuan antara Komisi D DPRK Jayapura bersama Dinas Pendidikan serta sejumlah kepala SMA di Kota Jayapura ungkap Deli yakni telah menemukan titik terang dimana dalam perekrutan peserta didik baru di Kota Jayapura sesuai prosedur yang ada baik itu di tingkat TK atau Paud, SD, SMP maupun SMA/SMK. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…
Setelah hampir 2 bulan di palang oleh masyarakat pemilik hak ulayat dengan tuntutan ganti rugi,…