‘’Mohon maaf, kalau kita bicara ke belakang, banyak yang teriak Pemerintah Pusat tidak memperhatikan Papua. Saat memperhatikan dan bikin proyek di palang. Ini bagaimana nih. Kita harus menanggapi ini dengan pikiran yang sejuk, tenang dan baik. Karena kita ketinggalan dan jauh dari yang lain. Tapi ketika banyak anggaran yang dikucurkan ke Papua, kemudian palang sana sini . dan menurut saya itu orang yang punya kepentingan di balik layar saja,’’ jelasnya.
Ditanya lebih lanjut soal dinamika di lapangan yang terjadi soal penolakan PSN tersebut, Pangdam balik bertanya siapa yang bilang banyak penolakan.
‘’Kalau menurut saya, karena sejak saya pertama menjabat di sini (Merauke,red) seminggu saya langsung meninjau lokasi PSN. Kemudian saya menemukan beberapa masyarakat di sana. Kalau dikatakan tadi banyak masyarakat yang menolak PSN, itu menurutr saya mungkin keliru pendapatnya. Sekarang PSN tetap berjalan dan nanti hasilnya masyarakat yang menolak membuka mata bagaimana hasilnya kedepan,’’ katanya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…