

SENTANI-Pelaksana Tugas Harian General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Sentani, Antonius Widyo mengatakan, saat ini pihaknya masih melaksanakan pembatasan masuk dan keluarnya penumpang dari Bandara Sentani berdasarkan surat edaran Gubernur Papua yang berlaku sejak tanggal 26 Maret sampai tanggal 9 April mendatang
Saat disinggung terkait surat perpanjangan dari Pemprov Papua, Antonius Widyo mengaku belum menerima surat tersebut. “Belum ada (terima surat pemberitahuan perpanjangan pembatasan penumpang di Bandara Sentani,” ujar Antonius Widyo saat dihubungi media ini, Kamis (1/4) kemarin.
Untuk surat perpanjangan dari Pemprov Papua menurutnya akan dikoordinasikan kembali dengan kantor pusat.
Sebagaimana diketahui pemerintah provinsi Papua telah mengeluarkan keputusan terkait pembatasan keluar dan masuknya penumpang di bandara Sentani sejak tanggal 26 Maret hingga 9 April 2020. Hal itu dilakukan oleh pemerintah provinsi Papua untuk membatasi penyebaran virus Corona ke wilayah Papua yang mana diindikasikan dibawa melalui penerbangan. Selain itu Pemprov Papua juga menutup akses masuk ke Papua melalui Jalur laut.
Pembatasan di Bandara Sentani itu hanya berlaku pada pesawat angkutan penumpang Sedangkan untuk pesawat angkutan kargo tetap dibuka secara normal. (roy/nat)
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…