

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar acara pergantian tahun 2019 – 2020, dengan agenda utama tidak lain merupakan doa lintas agama yang diikuti dengan panggung hiburan, serta pesta kembang api. Acara pergantian tahun ini dilakukan di halaman Kantor Gubernur Papua, Selasa (31/12) tengah malam.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., dalam sambutannya, memaparkan mimpi Pemprov Papua pada tahun di 2020. Pertama, mengharapkan seluruh komponen masyarakat di Papua bersama bupati dan wali kota, serta para tokoh untuk bersama membangun rasa kesatuan dan persatuan.
Kedua, terkait keamanan dan ketertiban, yang mana dapat dijaga oleh seluruh komponen masyarakat di Papua. Menurut Wagub Tinal, Kamtibmas bukan hanya menjadi tugas dari Polri dan TNI.
“Sebaliknya, hal itu menjadi tugas kita semua. Oleh sebab itu, kita harus bergandengan tangan memastikan kita aman. Untuk aman, maka kita harus menjalin interaksi sosial dengan baik antar sesama masyarakat, baik saling menyapa maupun menghormati. Dengan demikian, dapat terwujud Papua yang aman dan damai,” tegas Wagub Kleman Tinal.
Mimpi berikutnya, yaitu menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 11 kabupaten di Provinsi Papua. Diharapkan, penyelenggaraan Pilkada di 11 kabupaten dapat berjalan dengan baik. Diharapkan pula bagi calon kepala daerah yang nantinya terpilih dapat benar-benar menjalankan tugasnya sebagaimana amanat dari masyarakat di daerahnya masing-masing.
“Adapun harapan atau mimpi berikutnya, yang paling penting, yakni menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasiona (PON) di Papua pada 20 Oktober 2020. Ini sebentar lagi kita selenggarakan PON, sehingga bersama kita rayakan dan sukseskan pesta olahraga tingkat nasional tersebut. Kita harus jadi tuan rumah yang baik untuk menyukseskan penyelenggaraan PON di Papua,” pintanya.
Terakhir, mimpi Pemprov Papua ialah 10 tekad Papua yaitu mewujudkan generasi emas Papua, mandiri Papua, kesetaraan gender di Papua, keberpihakan terhadap adat di Papua, reformasi birokrasi di Papua, pemberdayaan ekonomi di Papua, infrastruktur dasar Papua, sukses PON XX, kampung mandiri Papua, serta pembangunan berkelanjutan di Papua.
“Ini merupukan mimpi kita semua. Momem pergantian tahun ini tidak hanya menjadi euforia belaka, melainkan perlu kita imani, di mana Papua dapat menjadi contoh bagi Indonesia,” pungkasnya. (gr/nat)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…