

Sudah Siapkan Juknis BTM Selama Setahun
JAYAPURA- Terkait dengan rencana pembukaan sekolah tatap muka atau belajar tatap muka yang disingkat BTM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura telah mempersiapkan juknis (petunjuk teknis) pelaksanaan BTM di sekolah.
“Pada prinsipnya, Disdik sebagai pelaksana teknis di bidang pendidikan di Kota Jayapura tetap mengikuti apa yang menjadi instruksi Wali Kota Jayapura. Tanggal 1 Oktober ini, jenjang SD dan SMP diperbolehkan untuk BTM di sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fachrudin Pasolo., Kamis (30/9) kemarin.
Dengan nantinya dikeluarkan Instruksi Wali Kota Jayapura, secara khusus perihal BTM tersebut, persiapan sekolah mesti dipenuhi, baik dari infrastruktur maupun penerapan protokol kesehatan.
“Pada prinsipnya, dari sekolah, khususnya SD dan SMP itu sudah siap, baik dari sisi infrastruktur, penerapan prokes, maupun vaksinasi. Untuk vaksinasi jenjang SMP itu sudah 98 persen untuk tenaga guru, sementara untuk siswa sudah 40 persen,” jelasnya.
“Disdik bersama para kepala sekolah jenjang SD dan SMP sudah siap melaksanakan BTM karena ini telah dipersiapkan sejak 2020,” sambungnya.
Pasolo menjelaskan teknis pelaksanaan BTM di sekolah, mulai dari waktu belajar yang dikurangi sebagaimana mengikuti petunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang dijabarkan dalam petunjuk teknis Pemkot Jayapura.
“Dari yang sebelum pandemi belajar 7 – 8 jam setiap harinya, kini dipangkas menjadi satu sampai satu setengah jam per harinya. Pada BTM juga, diatur secara teknis oleh pihak sekolah perihal sistem shifting atau waktu belajar dari tiap kelas yang diatur bergantian, tidak bersamaan,” pungkasnya. (ade/gr/nat)
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…