

Triwarno Purnomo (FOTO:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Sementara itu, Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo mengatakan, bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura untuk para pendeta yang berangkat ke Israel itu merupakan bantuan keuangan dari bagian pemerintahan. Yang jelas dana tersebut merupakan bantuan keagamaan bagi para pendeta tersebut.
“Jadi untuk para pendeta yang ke Israel itu bantuan keuangan di bagian pemerintahan, nanti silakan ditanyakan saja bantuan keuangan di pemerintahan,”ungkapnya.
Namun demikian terkait dengan keberadaan dualisme Persatuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ), dirinya meminta untuk menyelesaikan secara internal.
“Masalah PGGJ yang mana-yang mana, itu silakan saja internal PGGJ menyelesaikan. Apakah kubu Joop Suebu, atau Naftali Modouw, yang jelas itu bantuan keagamaan bagi para pendeta ke Israel. Nilainya nanti cek saja di sana, di bagian pemerintahan dan berapa pendeta yang kita berangkatkan, itu dicek saja di sana,” tambahnya.(roy/wen)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…