

Triwarno Purnomo (FOTO:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Sementara itu, Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo mengatakan, bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura untuk para pendeta yang berangkat ke Israel itu merupakan bantuan keuangan dari bagian pemerintahan. Yang jelas dana tersebut merupakan bantuan keagamaan bagi para pendeta tersebut.
“Jadi untuk para pendeta yang ke Israel itu bantuan keuangan di bagian pemerintahan, nanti silakan ditanyakan saja bantuan keuangan di pemerintahan,”ungkapnya.
Namun demikian terkait dengan keberadaan dualisme Persatuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ), dirinya meminta untuk menyelesaikan secara internal.
“Masalah PGGJ yang mana-yang mana, itu silakan saja internal PGGJ menyelesaikan. Apakah kubu Joop Suebu, atau Naftali Modouw, yang jelas itu bantuan keagamaan bagi para pendeta ke Israel. Nilainya nanti cek saja di sana, di bagian pemerintahan dan berapa pendeta yang kita berangkatkan, itu dicek saja di sana,” tambahnya.(roy/wen)
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…
Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…
Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…
Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…
Komitmen TSE Group dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Selatan terus menghadirkan dampak luar biasa…