Dedi juga mendorong generasi muda Papua untuk berani mengambil peran strategis di berbagai daerah di Indonesia dan tidak hanya berorientasi kembali ke Papua setelah menyelesaikan pendidikan.
“Harus berpikir suatu saat ada orang Papua jadi wali kota di Jawa Barat, ada rektor orang Papua di Jawa Barat. Jangan hanya berkumpul di Papua,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah tokoh asal Papua yang mampu berkembang dan berkarier di tingkat nasional setelah berkiprah di luar Papua. “Ibu Wamen (Ribka Haluk) bisa maju karena pindah ke Jakarta dan dia ASN Papua pertama yang jadi Wamen,” pungkasnya. (fia/rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…
"Rencana aksi hari ini sebenarnya mungkin ada hal-hal yang kurang menyenangkan di hati beberapa orang…
Kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kota di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi…
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…