Categories: PATROLI

Ops Damai Cartenz Distribusikan Bantuan Sosial di Sugapa

SUGAPA– Dalam mendukung program Binmas Noken Polisi Pi Ajar (Si-Ipar), Kasatgas Bantuan Kombes Pol Nadi Chaidir, S.IK didampingi Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan, S.IK dan personel Ops Damai Cartenz menyalurkan bantuan sosial berupa alat penunjang belajar dari Yayasan Buddha Tzu Chi kepada anak-anak di SD YPPK dan SD Inpres Yokatapa Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (20/5).

Penyaluran berupa Tas sekolah sebanyak 400 pcs, penggaris 400 buah, pena 800 buah, pensil 1200 dan penghapus sebanyak 800 buah.

Saat dikonfirmasi awak media, Kombes Pol Nadi Chaidir mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ini, Ops Damai Cartenz bekerja sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia sebagai wujud peduli terhadap pendidikan anak-anak di Papua.

“Bantuan untuk anak sekolah di Papua ini tak akan berhenti sampai di sini, kami dari Ops Damai Cartenz kedepan akan mengupayakan memberi bantuan Baju Seragam Sekolah, Baju Olah raga,  Sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya,” Ungkap Kombes Nadi.

Ia menambahkan, Program yang digagas oleh Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz ini sebagai wujud komitmen kepedulian Polri dalam merespons dan menanggapi kondisi pendidikan anak-anak di pedalaman Papua.

Kombes Nadi dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Yayasan Budha Tzu Chi yang sudah peduli dengan anak-anak di Pegunungan Papua.

“Kami juga berterima kasih kepada yayasan Budha Tzu Chi atas kepedulian dan kontribusinya dalam menanggapi pendidikan di Pegunungan Papua. Semoga kerja sama ini berjalan baik dan lancar, serta bisa berlanjut.” Ujarnya.

Jefri Japugau, salah satu siswa penerima bantuan menceritakan rasa syukurnya ketika mendapatkan bantuan yang diberikan Ops Damai Cartenz.

“Saya senang bisa punya tas sekolah baru, Semoga besok-besok ada lagi. Terima kasih bapak Polisi,” ucap Jefri salah seorang siswa yang bersekolah di SD Inpres Yokatapa tersebut.(gin)

newsportal

Recent Posts

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 minutes ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 hour ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

3 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

4 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

5 hours ago