

Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) dalam operasi Rasaka Cartenz 2023, memgajar di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (15/5). (FOTO:Polda Papua)
OKSIBIL– 14 minggu berjalannya program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) dalam operasi Rasaka Cartenz 2023, tercatat sudah ada 31 anak putus sekolah yang dibina di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
31 anak putus sekolah itu nantinya akan diupayakan untuk mendapat ijazah non formal yakni paket A bagi anak putus sekolah ditingkat sekolah dasar. Selain itu juga ada puluhan anak-anak usia dini yang ikut bimbingan Si-Ipar di Oksibil, mereka berminat untuk belajar mengenal angka, berhitung dan membaca.
Iptu Jufri Rambu menjelaskan, pihaknya tidak hanya fokus kepada anak-anak yang putus sekolah, melainkan mengajak anak-anak usia dini untuk mau belajar. Seperti halnya yang dilakukannya di kampung Balusu, Distrik Oksibil, Senin (15/5).
“Disini itu kami ke kampung-kampung mencari anak-anak putus sekolah untuk membimbing mereka agar mau kembali bersekolah. Nah di kampung Balusu ada 16 anak kemarin kami didik, dengan latar belakang putus sekolah maupun tidak bersekolah,” jelasnya.
Ia berharap dengan anak-anak mau kembali belajar bersekolah, mereka bisa kembali memiliki mimpi. Jufri merasa bangga bisa terlibat dalam operasi ini lantaran bisa mengerti kesulitan yang dihadapi anak-anak di kampung tersebut.
“Selain kemarin kami ajak mereka belajar, tentunya kami akan mendata mereka yang ingin mendapatkan ijazah non formal. Harapannya ketika mereka mendapatkan ijazah paket A, mereka bisa melanjutkan pendidikan formal di sekolah. Begitu juga anak-anak usia dini yang kita bina, diharapkan mereka bisa menapaki jenjang sekolah lebih tinggi,”Pungkasnya.(gin)
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…