

Bripda Aite Kulua, personel Ops Rasaka Cartenz wilayah Puncak, mengajarkan baris berbaris kepada 16 anak binaannya pada Selasa (1/8). (FOTO: Humas for Cepos)
PUNCAK – Suasana keakraban dan semangat belajar terlihat jelas saat Bripda Aite Kulua, personel Ops Rasaka Cartenz wilayah Puncak, mengajarkan baris berbaris dan latihan penghormatan kepada 16 anak binaannya pada Selasa (1/8/2023). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan anak-anak.
Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Puncak, Distrik Ilaga, Papua Tengah, dan Bripda Aite dengan penuh antusias memberikan materi kepada anak-anak yang bersemangat untuk belajar.
“Selain mengajarkan baris berbaris, kami juga memberi penekanan pada pentingnya wawasan kebangsaan untuk membentuk rasa cinta tanah air dan identitas nasional pada anak-anak,” tutur Aite.
Para anak yang ikut serta dalam Program Si-Ipar di tempat tersebut antara lain, Dewi Alom, Yemince Tabuni, Desi Tabuni, Anceli Kogoya, Mako Kogoya, Nebi Murib, Lara Ayudia, Jekson Tabuni, Jhon Tabuni, Amsal Mom, Salomon Tabuni, Yulipen Kogoya, Francina Murib, Bilgates Wakerkwa, Mison Kogoya dan Arius Tabuni.
“Agar suasana yang menyenangkan dan interaktif, Kami mencoba menciptakan suasana yang mendorong anak-anak untuk aktif dan berani tampil. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk lebih berani dan percaya diri,’ ungkap Aite.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom selaku Kabid Humas Polda Papua, menyampaikan bahwa pemberian materi wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Si-Ipar yang dimana bertujuan untuk mengatasi tantangan dalam pelayanan pendidikan di Kabupaten Puncak.(tri)
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…