Categories: PARIWARA

Gerbang Menembus Pegunungan Demi Generasi Emas Papua

Bunda Elisabeth Flassy Wandik Dorong Percepatan Gizi, Pendidikan dan Kesehatan di Distrik Douw Tolikara

TOLIKARA — Komitmen membangun generasi emas Papua terus ditunjukkan Bunda PAUD Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabeth Y. Flassy Wandik. Setelah resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tolikara oleh Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan, Ny. John Tabo, pada 11 Mei 2026 lalu, Elisabeth Flassy Wandik langsung melakukan kunjungan kerja ke Distrik Douw, salah satu wilayah terpencil di Kabupaten Tolikara, Rabu 27 Mei 2026.

Perjalanan menuju Distrik Douw tidak mudah. Dengan menggunakan pesawat perintis dari Sentani, rombongan harus menempuh penerbangan lebih dari 40 menit melintasi pegunungan Papua. Namun keterbatasan akses tidak menyurutkan langkah Bunda PAUD Tolikara untuk melihat langsung kondisi pendidikan, kesehatan, serta pemenuhan gizi ibu hamil, bayi, balita program 1000 Hari Pertama Kehidupan atau 1000 HPK, hingga pemenuhan sarapan bergizi bagi anak-anak sekolah program sarasehan di wilayah pedalaman tersebut.

Kedatangan Ny. Elisabeth Y. Flassy Wandik disambut hangat masyarakat, para ibu menyusui,ibu hamil, serta ratusan anak-anak PAUD dan siswa sekolah yang telah menantikan kunjungan itu dengan penuh sukacita. Dalam kunjungannya, Bunda PAUD Tolikara menyerahkan makanan bergizi bagi ibu hamil, bayi program 1000 HPK, balita, serta anak-anak PAUD dan sekolah dasar. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini untuk menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, dan kuat menghadapi masa depan.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Ny. Elisabeth Wandik juga menyapa dan berbicara langsung dengan anak-anak. Ia memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar meski berada di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan.

Menurutnya, anak-anak di Distrik Douw adalah bagian dari generasi emas Papua dan Indonesia yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.

“Kami melihat anak-anak ini adalah generasi emas Papua dan Indonesia. Ada rasa bahagia, tetapi juga sedih karena kondisi sekolah mereka masih sangat terbatas,” ungkap Ny. Elisabeth Wandik.

Sebagai Kepala Bapperida Tolikara, Elisabeth Y. Flassy menegaskan akan mendorong percepatan pembangunan di Distrik Douw, khususnya pembangunan bandara agar akses pelayanan pendidikan, kesehatan, dan distribusi logistik dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan. Selain sektor pendidikan dan gizi, ia juga menyoroti kondisi pelayanan kesehatan di Distrik Douw yang saat ini baru memiliki Puskesmas Pembantu atau Pustu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

1 day ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

1 day ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

1 day ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

1 day ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

1 day ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

1 day ago