Categories: PARIWARA

Suntik Vaksin Harus Dilakukan Dengan Lengkap

JAYAPURA – Juri Bicara Satgas Covod-19, dr. Silwanus Sumule menjelasakan, idealnya batas waktu bagi suntikan vaksin dosis pertama dan kedua, setiap merek vaksin memiliki batas waktu yang berbeda-beda.

“Seperti halnya sinovac 28 hari, Innovam 21 hari, Astraseneca 12 Minggu, Moderna 28 hari dan sebagainya, ada baiknya melakukan suntik dosis pertama dan kedua disesuaikan dengan merek vaksin,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (23/2) kemarin.

Diakuinya, suntikan dosis pertama yang dilakukan belum mencapai kadar maksimal, antibodi yang terbentuk.

“Kenapa kami katakan harus 28 hari, karena antibodi yang terbentuk itu akan kembali turun setelah 28 hari walaupun turunnya sedikit,  dengan berjalannya waktu pasti akan mengalami penurunan makanya harus dinaikan kembali,” jelasnya.

Cara menaikan antibodi tersebut adalah melalui cara suntikan yang kedua, dalam perjalananya tahap kedua juga akan mengalami penurunan antibodi maka itu sangat dibutuhkan suntikan booster.

“Booster ini, ada penelitian yang mengatakan dapat menahan antibodi 1-6 tahun bertahan, dimana konsentrasi dari antibodi yang terbentuk akibat suntikan tersebut,” tambahnya.

Lanjutnya, jadi kalau masyarajat hanya menyuntik yang dosis peratama saja, hanya untuk bisa keluar masuk suatu daerah sebagai persyaratan, ini merupakan tindakan yang tidak bijak.

“Karena ini hanya membahayakan dirinya sendiri, karena sangat rentang tertular Covid-19, akibat dari daya tahan tubuh atau antibodi tidak.mencapai titik yang maksimal,” terangnya. (ana/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

13 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

14 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

15 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

16 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

17 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

18 hours ago