

Siswa-siswi di salah satu ruang kelas pada SMAN I Merauke saat mulai mengikuti pembelajaran tatap muka secara penuh dengan tetap menggunakan masker saat pembelajaran tersebut sedang berlangsung, Senin (10/1) lalu. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- SMAN I Merauke kembali menggelar proses belajar mengajar secara online, Senin (14/2). Pembelajaran secara online ini dikarenakan 6 guru yang ada di sekolah tersebut dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
Kepala SMAN I Merauke Sergius Womsiwor, S.Pd, M.Pd, saat dihubungi media ini membenarkan adanya 6 guru yang terkonfirmasi positif Covid tersebut membuat pihaknya sementara menggelar proses pembelajaran secara online.
‘’Dari Puskesmas meminta sekolah untuk meliburkan sekolah selama 1 minggu ke depan setelah adanya teman-teman guru yang terkonfirmasi Covid-19, ini dalam rangka memutus penularan virus ini,’’ kata Sergius Womsiwor.
Sebenarnya, kata Sergius Womsiwor, pihaknya tetap masuk untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, mengingat anak-anak baru sekitar 1 bulan mengikuti tatap muka penuh.
Namun karena mempertimbangkan keselamatan guru dan anak didik, sehingga mau tidak mau, harus mengikuti saran dari Puskesmas yang meminta sekolah diliburkan selama 1 minggu ke depan, sambil melihat perkembangan selanjutnya.
‘’Bagi teman guru yang terkonfirmasi positif melakukan isolasi mandiri dari rumah. Sementara teman guru lainnya tetap masuk dengan protokol kesehatan untuk memberikan pembelajaran kepada siswa secra online,’’terangnya. (ulo/tho)
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…