

Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian PKP RI, Dr. Drs. Imran, M.Si, MA, Cd, menyapa masyarakat saat tiba di Distrik Douw, Sabtu (9/8). (Diskominfo Tolikara)
Bawa Pesan Presiden Prabowo untuk Wujudkan Rumah Sehat bagi Warga Papua Pegunungan
TOLIKARA – Kabupaten Tolikara menjadi tujuan pertama kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Kemen PKP RI), Dr. Drs. Imran, M.Si, MA, Cd, dalam rangka sosialisasi Program Prioritas Nasional “3 Juta Rumah Sehat Masyarakat Berpenghasilan Rendah” yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.
Didampingi Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos, Wakil Bupati Yotam Wonda, SH, M.Si, serta tim Kemen PKP dan Dinas PKP Tolikara, rombongan tiba di Distrik Douw, Sabtu (9/8/2025), menggunakan pesawat perintis dari Wamena.
Di sana, Dirjen meninjau lokasi dan berdialog langsung dengan masyarakat, menjelaskan manfaat program rumah sehat yang dirancang untuk memenuhi standar kesehatan dan layak huni.
Dari Distrik Douw, rombongan melanjutkan penerbangan ke Karubaga, ibu kota Tolikara. Kedatangan mereka disambut meriah dengan tarian adat khas Suku Lani. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir memberikan penghormatan.
Kunjungan kemudian berlanjut jalan darat menggunakan mobil ke Distrik Wenam, Nelawi, dan Biuk untuk melihat langsung kondisi masyarakat penerima manfaat.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…