

Ekspose kinerja SKPD di lingkungan Pemrov yang digelar di Kominfo belum lama ini.(FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina menyatakan, mulai pulihnya perekonomian dibandingkan triwulan dua 2021 yang menurun akibat adanya Covid-19 serta meningkatnya seluruh kategori lapangan usaha.
Menurutnya, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 29,92 persen. Pertumbuhan ini terjadi karena naiknya produksi emas dan tembaga PT Freeport Indonesia pada triwulan ini dibandingkan dengan triwulan kedua 2021.
“Selain pertambangan dan penggalian, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tinggi lainnya yaitu lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 21,78 persen dan lapangan usaha Informasi dan Komunikasi 13,46 persen,”Jelasnya belum lama ini di Jayapura.
Dikatakan, pertumbuhan ekonomi Papua triwulan dua 2022 berdasarkan (y-on-y) yang tercatat tumbuh 14,38 persen merupakan andil dari hampir seluruh lapangan usaha.
“Beberapa lapangan usaha yang memberikan kontribusi besar dalam perekonomian Papua yakni pertambangan dan penggalian 39,67 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 9,09 persen serta konstruksi memberikan kontribusi 13,15 persen,” pungkasnya. (fia/gin})
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…