

Suasana PLBN Skouw ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Masalah Covid-19 menjadi pembahasan penting menjelang akan dibukanya pintu Gerbang Pelintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Indonesia-PNG yang direncanakan pada Juli ini.
Kepala Administrator PLBN Skouw Indonesia-Papua Nugini Yan Z Numberi menyebutkan, kendala pelintasan PLBN Skouw belum juga dibuka lantaran masalah kesiapan soal Covid -19. Sehingga itu, perlu diperhitungkan kembali.
“Untuk masalah Covid sangat serius dalam penanganannya, sehingga harus diperhitungkan baik. Karena mereka juga masuk ke Indonesia, tetap pelaksanaan pemeriksaan covid secara lengkap begitu juga yang masuk ke PNG,”Terangnya.
Dikatakan, hal ini yang masih menjadi pertimbangan. Namun untuk pihak Indonesia sendiri sudah sangat siap. Jika PNG telah siap, berarti pintu Indonesia ke PNG dibuka.
Sebelumnya dalam beberapa kali pertemuan antara pihak PNG dan Indonesia, kedua pihak sepakat untuk membuat SOP perlintasan terkait lintas batas massa Covid. Sebab, meskipun sudah aman tetapi bukan berarti kita aman sekali.
“Perlu ada SOPnya seperti bagaimana seseorang untuk melintas, apakah harus vaksin atau seperti apa. Dan ini sedang dibuat oleh Pemerintah dan kita sedang menunggu sehingga semua bisa berjalan baik di lapangan,” pungkasnya. (fia/gin)
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…