

JAYAPURA- Upaya mewujudkan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Provinsi Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia telah banyak membuahkan hasil. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., yang membeberkan bahwa hal ini terlihat dari angka kriminalitas di 2018, yakni 38,19/10 ribu penduduk, yang sudah mengalami penurunan signifikan dibanding pada 2013 silam dengan jumlah 47,92/10 ribu penduduk.
“Bahkan, peningkatan investasi dari dalam maupun luar negeri merupakan cerminan dari kondisi keamanan yang makin membaik di Papua. Masyarakat Papua yang mandiri dan berdaya harus dibangun dalam aspek rasa aman, damai dan tentram,” ungkap Klemen Tinal, SE., MM., Jumat (26/4) lalu.
Tak ayal jika kemudian Pemerintah Provinsi Papua kembali menempatkan pemantapan rasa aman, tentram, dan kedewasaan berdemokrasi di Papua pada prioritas pembangunan yang tertuang pada Rencana Kerja Daerah (RKD) 2020 mendatang.
“Tidak ketinggalan, kita juga harus menunjukkan pada saudara-saudara kita di daerah lain bahwa Papua yang paling demokrasinya tinggi. Hal ini pun terbukti di mana sekalipun masyarakatnya berasal dari suku yang berbeda-beda, namun dapat hidup berdampingan dengan harmonis,’’tandasnya. (gr/ary)
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…
Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…
Dari tangannya, polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…
Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…