

JAYAPURA- Pergantian pejabat di tingkat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dari Imam Nahrawi yang mengundurkan diri dan Hanif Dhakiri yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengaku tidak banyak berpengaruh, atau bahkan menghambat persiapan penyelenggaraan PON di Papua.
“Tidak ada sama sekali karena birokrasi ini berjalan terus. Intinya, semua proses perencanaan yang berkaitan dengan PON dalam konteks komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kemenpora terus berjalan,” terang Alexander Kapisa kepada wartawan, Kamis (26/9) kemarin.
Dengan demikian, sekalipun terdapat pergantian di unsur pimpinan Kemenpora, hal tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap komunikasi dan koordinasi perihal persiapan PON yang telah dilakukan.
“Juga di bawah level menteri, baik eselon I dan II di Kemenpora. Kami terus melakukan koordinasi dalam konteks persiapan PON. Sekalipun hingga kini belum melakukan komunikasi dengan Plt Menpora, dalam waktu dekat kami agendakan untuk bersilaturahmi,” pungkasnya. (gr/ary)
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…