Categories: PAPUA TENGAH

BKD Provinsi Imbau Honorer Bersabar

Nicolaus Wenda ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA –Hasil CPNS formasi tahun 2018, nampaknya belum ada kejelasan hingga saat ini dan Pemerintah Provinsi Papua masih menunggu keputusan dari Kemenpan RB.

 Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Nicolaus Wenda mengatakan,  pihaknya sudah mengantarkan data atau kuota para CPNS formasi 2018 langsung kepada Kemenpan RB, namun sampai dengan saat ini belum ada respon balik.

“Kami bersama  tim akan langsung berangkat ke Jakarta untuk mengecek hasil keputusan dari Kemenpan RB. Jika sudah ada hasil yang dikeluarkan dari Kemenpan RB barulah akan kami informasikan,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/2).

 Diakuinya, terkait kuota yang melebihi dari target yang ditentukan yaitu 20.000 honorer sementara di Papua sudah mencapai 60.000 honorer, menurutnya hal ini masih menunggu kepastian dari Kemenpan RB.

“Nantinya kami akan mengecek juga apakah kuota untuk Papua direvisi atau tetap dengan kuota awal yang ditentukan. Kita sama-sama menunggu hasil dari Kemenpan RB,” tandasnya.

Lanjutnya, khusus untuk Papua, masih terdapat dua kabupaten yang belum melaporkan data yaitu Puncak Jaya dan Mamberamo Tenga.

 “Harapan kami bagi teman-teman honorer untuk bersabar menunggu respon dari Kemenpan RB. Yang selalu saya tekankan adalah para honorer harus tetap mendukung kami dalam doa,” tambahnya. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago