

drg Aloysius Giyai MKes ( FOTO: Gratianus silas/cepos)
JAYAPURA – Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., menyebutkan bahwa ke depannya, RSUD Jayapura tidak lagi mengangkat tenaga honorer.
“Yang kami lakukan itu melakukan seleksi kelangkaan profesi ,sesuai dengan kompetensi, sehingga tidak diangkat sembarang,” kata Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., Senin (21/9).
Bahkan, sambung drg. Giyai, pengangkatan tenaga profesi di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua itu harus melalui persetujuan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Papua hingga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Jadi semua itu harus melalui persetujuan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Papua hingga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” pungkasnya. (gr/ary)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…