

drg Aloysius Giyai MKes ( FOTO: Gratianus silas/cepos)
JAYAPURA – Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., menyebutkan bahwa ke depannya, RSUD Jayapura tidak lagi mengangkat tenaga honorer.
“Yang kami lakukan itu melakukan seleksi kelangkaan profesi ,sesuai dengan kompetensi, sehingga tidak diangkat sembarang,” kata Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., Senin (21/9).
Bahkan, sambung drg. Giyai, pengangkatan tenaga profesi di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua itu harus melalui persetujuan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Papua hingga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Jadi semua itu harus melalui persetujuan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Papua hingga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” pungkasnya. (gr/ary)
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…