

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi Papua mengimbau seluruh pemerintah tingkat daerah kabupaten/kota di Provinsi Papua untuk tidak lagi membeli dan memajang bunga plastik di kantornya. Sebaliknya, setiap kantor pemerintahan, mulai dari kantor bupati dan wali kota hingga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus membeli dan memajang bunga hidup.
Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM., bahwa salah satu bunga hidup yang bisa dibeli dan dipajang ialah Anggrek.
“Kantor Pemerintahan Provinsi Papua atau Kantor Gubernur itu sudah mulai memajang bunga hidup, sekalipun belum spesifik bunga Anggrek. Namun, ini yang harus diperhatikan, jangan sampai pemerintah mengeluarkan anggaran untuk membeli dan memajang bunga plastik di kantornya,” jelas Klemen Tinal, SE., MM., kepada wartawan, Kamis (14/3) lalu.
Sebaliknya, harus membeli bunga hidup dan dipajang di kantor, salah satunya Anggrek. Sebab, kala dipajang di ruang-ruang kantor maupun lobi kantor, bunga Anggrek BISA dinikmati masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayan kemasyarakatan.
“Bahkan, selain memperindah suasana dan menyegarkan udara di kantor, kita pun memperdayakan petani Anggrek, meningkatkan perekonomian daerah di bidang perkebunan, hingga memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pemanfaatan potensi sumber daya alam dari tanah kita sendiri,” tambahnya.(gr/ary)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…