

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengaku bahwa pemenuhan kebutuhan rutin akan obat bagi masyarakat telah berjalan dengan koordinasi yang baik. Dalam hal ini, drg. Giyai, menjelaskan bahwa koordinasi yang dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten/kota ke tingkat provinsi.
“Artinya berjenjang, yang mana kalau kabupaten/kota obatnya habis, maka permintaannya ke provinsi. Jadi, pada dasarnya baik, kecuali terjadi wabah KLB. Tapi kalau kebutuhan rutin obat-obatan, itu sangat baik,” ujar drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos via telepon, Kamis (10/10) kemarin.
Hanya saja, sambung drg. Giyai, masalah yang terjadi selama ini di tingkat pelayanan primer, seperti halnya di Pustu dan Puskesmas, terkadang distribusi obat tidak dilakukan dengan baik kepada masyarakat.
“Ini tidak terjadi di semua daerah, melainkan hanya di daerah tertentu saja, sehingga terjadi kekurangan obat-obatan. Tapi hal ini kami benahi, di mana setiap kali dilakukan Raker kesehatan, Bimtek maupun Monev, kami atur secara baik,” tambahnya. (gr/ary)
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…