

Doren Wakerkwa (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan pemberitaan penyalahgunaan dana otsus Rp 1,8 T di Papua, Pemprov Papua membantah adanya kecurangan, mengingat selama kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wagub Klemen Tinal dari tahun 2013-2020, semua pelaksanaan anggaran dikelolah dengan baik dan transparan.
Pj. Sekda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa mengatakan, sistem tata kelola keuangan, perencanaan, pengelolaan dan sebagainya di Provinsi Papua sudah menggunakan SIMDA (Sistem Informasi Managemen Daerah), yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam membangun dan menggunakan sistem informasi keuangan dan kinerja untuk tata kelola dengan baik.
“Dalam penggunaan SIMDA sendiri kita juga dibina oleh BPK dan KPK yang mana semua aplikasi ini sudah konek langsung dengan BPK maupun KPK yang dapat memantau langsung semua kegiatan dan pengelolaan anggaran yang kami lakukan,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (2/3).
Lanjutnya, khusus untuk dana Otsus yang diberikan oleh pemerintah pusat, sudah jelas pembagiannya, yakni kabupaten/kota 80% dan provinsi 20%.
Semua kab/kota yang diberikan dana Otsus setiap triwulan dilaporkan kepemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan melalui pemerintah provinsi.
Pelaporan telah dilakukan melalui aplikasi SIMDA yang dapat dipantau langsung oleh pihak-pihak terkait. Pelaporan yang dilakukan lebih transparan. Dengan SIMDA, semua tata kelola keuangan di Papua tertata bagus.
“Sejak Gubernur Papua menjabat sudah 6 kali berturut-turut kami menerima WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam rangka penyelenggaraan anggaran, yang artinya kami harap terkait pemberitaan penyalahgunaan dana Otsus yang dimaksudkan pemerintah pusat harus klarifikasi,” pungkasnya. (ana/ary)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…