

Pjs Bupati Waropen Muhammad Musa’ad ( FOTO: Grati/Cepos)
JAYAPURA- Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua diminta untuk tidak melupakan tanggung jawabnya dalam memberikan sosialisasi ke masyarakat pada umumnya perihal bahaya Covid-19 dan langkah pencegahannya.
Hal ini disampaikan langsung Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, yang juga menjabat Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Papua.
Kata Musa’ad, ASN merupakan agent of change (agen perubahan) yang berada di garda terdepan untuk terus memberikan sosialisasi.
“ASN sebagai agent of change, agen perubahan, bertanggung jawab menjadi garda terdepan untuk ikut sosialisasikan bahwa faktanya Covid-19 ini ada,” jelas Muhammad Musa’ad, Senin (1/2) kemarin.
Kata Musa’ad, penularan yang terjadi di Indonesia saat ini sudah menembus 1 juta kasus, di mana Indonesia menjadi negara dengan penularan terbanyak di Asia mengalahkan India.
“Di Papua sendiri sudah lebih dari 15 ribu (penularan). Walaupun angka kematian 200 lebih, tapi ini pertanda bahwa penambahan kasus Covid-19 masih terjadi. Ini peringatan yang disampaikan (pemerintah pusat),” tambahnya. (gr/ary)
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…