

Silwanus Sumule
JAYAPURA- Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua meresmikan gedung Dharma Wanita DPPAD Provinsi Papua di lingkungan Kantor DPPAD Provinsi Papua, Selasa (2/6) kemarin.
Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait menyebutkan bahwa istri memiliki peran yang luar biasa dalam mendukung kerja suami, sehingga mereka perlu mendapat dukungan.
“Ibu-ibu merupakan bagian yang mendukung suami. Oleh karena itu, mereka perlu gedung, di mana tempat mereka berkumpul, menyusun program, berdiskusi hingga melakukan aktivitas administrasi lainnya. Karena itulah, saya merasa gedung ini diperlukan bagi mereka,” ujar Christian Sohilait di Kantor DPPAD Provinsi Papua, Selasa (2/6) kemarin.
Sohilait menyebutkan bahwa DPPAD Provinsi Papua merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang besar, sehingga Dharma Wanita tak ayal membutuhkan ruangan untuk berperan dan berkontribusi mendukung melalui program yang disusun nantinya.
“DPPAD Papua memiliki 580 staf, yang mana 360 di antaranya sudah berkeluarga. Artinya, harus ada 360 ibu-ibu di tempat ini, setelah pandemi Covid 19 berakhir. Bukan apa, ibu-ibu memiliki banyak potensi. Makanya, ketika gedung ini jadi, ibu-ibu bisa berkumpul dan mereka bisa mengembangkan potensinya. Ini persembahan kami bagi ibu-ibu Dharma Wanita DPPAD, sehingga mereka bisa memberikan dukungan kepada suami-suami,” tambahnya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan,Perpustakaan Arsip Daerah Provinsi Papua (DWP DPPAD Papua), dr. Cheslin Zanty Manuputty Sohilait mengaku bahwa belum banyak anggota DWP DPPAD Papua yang aktif saat ini.
“Memang selama ini yang aktif itu baru sekiranya 15 – 20 orang. Tapi nanti kami diskusi, sehingga semua ibu-ibu, dalam hal ini 360 ibu-ibu di DPPAD bisa ikut bergabung di sini,’’ujar dr. Cheslin Zanty Manuputty Sohilait.(gr/ary)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…