Ya, Graham Arnold diketahui telah menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Australia, sejak Agustus 2018. Itu merupakan periode kedua dirinya memegang kendali Socceroos setelah sebelumnya pada tahun 2006-2007.
“Saya telah membuat keputusan untuk mengundurkan diri berdasarkan apa yang terbaik bagi negara, para pemain, dan Football Australia,” terangnya.
“Saya telah memberikan segalanya yang saya bisa untuk peran ini, dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai selama masa jabatan saya,” kata Graham Arnold menambahkan.
Menurut Arnie, menakhodai timnas Australia, apalagi dengan periode yang sangat panjang menjadi puncak karier dia sebagai pelatih. Dia pun merasa sangat bangga atas pencapaiannya itu.
“Memimpin Subway Socceroos merupakan puncak karier saya dan sebuah kehormatan sejati. Saya sangat bangga dengan pencapaian kami, mulai dari memecahkan rekor hingga membina bakat baru dan mengukir sejarah di panggung global,” pungkasnya. (*)
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…