Sementara itu, Ipswich hanya mampu menguasai bola sebesar 41 persen serta mencatatkan satu tendangan ke arah gawang dari enam percobaan.
Meskipun langkah mereka terhenti, perjalanan Ipswich di Piala Liga patut diapresiasi.
Harus mengawali dari ronde pertama dan berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Wolves untuk mencapai 16 besar.
Di sisi lain, pertandingan melawan Fulham menjadi laga yang tidak terlupakan bagi Elkan Baggott.
Pemain yang selalu menjadi pilihan Shin Tae-Yong untuk mengawal pertahanan timnas catatkan penampilan impresif bagi tim.
Mengawali laga dari bangku cadangan, Baggott mencetak satu-satunya gol bagi Ipswich.
Ini adalah laga yang berarti bagi Baggott sejak terakhir kali merumput di laga resmi.
Pertandingan internasional bersama Timnas Indonesia melawan Brunei (12/10) merupakan laga terakhir Baggott sebelum absen karena mengalami cedera.
Gugur di Piala Liga membuat Ipswich bisa mengalihkan fokus mereka ke kompetisi lain. Selain Piala FA, The Blues juga fokus untuk tampil impresif di liga supaya bisa tampil di Premier League musim depan.(*)
Sumber: Jawapos
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…
Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, Balai…