Namun di kubu Indonesia, pelatih Patrick Kluivert tidak ingin terpengaruh dengan keputusan Jepang tersebut. Ia menegaskan bahwa skuad Garuda akan tetap tampil dengan kekuatan terbaik, tanpa meremehkan lawan meski diperkuat pemain pelapis.
“Itu kemungkinan, saya tidak tahu apa yang direncanakan pelatih Jepang. Tapi kami akan datang dengan kekuatan terbaik di setiap pertandingan,” ujar Kluivert.
Kluivert juga menyebut kondisi mental para pemain sangat bagus selama pemusatan latihan yang berlangsung sejak (26/5). Ia menilai tim punya waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri dibandingkan saat menghadapi Australia dan Bahrain di laga sebelumnya.
“Semua pemain ingin melakukan sesuatu yang luar biasa dengan tim. Sekarang kami berlatih untuk mewujudkannya,” ucapnya.
Laga melawan Jepang akan menjadi penentu bagi nasib Timnas Indonesia di kualifikasi. Hasil di dua laga terakhir kontra Tiongkok (5/6) dan Jepang (10/6) akan menentukan apakah Garuda bisa melangkah ke babak selanjutnya dan menjaga harapan tampil di Piala Dunia 2026.
Dengan Jepang yang tampil tanpa kekuatan penuh, peluang Indonesia untuk mencuri poin terbuka lebar. Namun, mental dan persiapan akan tetap menjadi kunci utama bagi tim asuhan Kluivert untuk menuntaskan perjuangan dengan manis.(*/jawapos)
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…