

Tiga pemain naturalisasi disumpak WNI (dok. Instagram)
JAKARTA-Kabar baik datang bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Tiga pemain naturalisasi, yakni Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James, kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ketiganya telah menjalani prosesi pengambilan sumpah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, pada Senin (10/3/2025) lalu.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, ketiga pemain tampil dalam balutan jas hitam dan secara resmi mengucapkan janji setia kepada Indonesia. Acara tersebut juga disaksikan langsung oleh beberapa pejabat penting, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Nico Afinta, serta Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Widodo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, terutama Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang disebutnya memiliki komitmen besar dalam memajukan sepak bola Indonesia.
“Masih ada satu tahap lagi yaitu perpindahan federasi FIFA sebelum mendaftarkan mereka ke skuad Timnas Indonesia,” ungkap Erick melalui akun Instagram-nya.
Hari ini Penentuannya!
Meskipun secara administrasi sudah resmi menjadi WNI, Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James masih harus melalui tahap perpindahan federasi. Emil sebelumnya terdaftar di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), sementara Dean dan Joey berada di bawah Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).
Proses ini harus diselesaikan sebelum tenggat waktu yang ditetapkan FIFA, yaitu hari ini, Rabu (13/3/2025). Jika perpindahan tidak rampung tepat waktu, ketiganya belum bisa tampil dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain.
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…