Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Kesal dengan Kepemimpinan Ahmed Al Kaf, Shin Tae-yong Sindir AFC

JAKARTA-Luapan kekecewaan diekspresikan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terhadap kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf. Juru taktik asal Korea Selatan itu sampai menyindir Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara halus usai pertandingan.

Kekecewaan Shin Tae-yong bukan tanpa alasan. Timnas Indonesia banyak dirugikan oleh kepemimpinan sang pengadil lapangan sepanjang 90 menit. Terutama saat injury time babak kedua, di mana Bahrain berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9.

Gol yang dicetak Mohamed Marhoon itu tak masuk akal karena tambahan waktu yang diberikan perangkat pertandingan cuma enam menit. Selain itu, selama enam menit tersebut, tak ada kejadian yang signifikan mengulur waktu sehingga patut dipertanyakan.

Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengakui bahwa wasit Ahmed Al Kaf benar-benar mengintervensi dan merusak pertandingan. Dia tak segan menyebut wasit asal Oman itu memalukan.

“Kedua tim Bahrain dan Indonesia melakukan yang terbaik sampai wasit meniup peluit pada menit terakhir,” ujar Shin Tae Yong dalam konferensi pers usai Bahrain vs Indonesia.

“Tapi, tetap saya harus menyebutkan tentang hal yang Anda tahu, (yakni) beberapa hal yang memalukan. Dalam hal ini keputusan wasit, jadi kalau AFC mau berkembang dan keputusan wasit juga harus diperbaiki,” kata STY menambahkan.

Selain menambah injury time, kijerja wasit Al Kaf memang jauh dari kata sempurna. Dia terlalu mudah memberikan pelanggaran kepada Timnas Indonesia.

Sepanjang laga tersebut, Garuda tercatat membuat 27 pelanggaran kepada pemain Bahrain. Namun, pelanggaran yang dianggap Al Kaf sebenarnya terlalu ringan bagi Indonesia.

Sementara untuk Bahrain, Al Kaf jarang menghentikan laga. Padahal, tuan rumah juga bermain tidak kalah keras. Banyak tekel dan kontak fisik yang dilakukan pemain Bahrain, tapi hanya ada 10 pelanggaran di laga ini.

Yang paling menjadi pertanyaan adalah saat Al Kaf memilih tidak menghentikan laga ketika Marselino Ferdinan terjatuh dan tidak memberikan pelanggaran kala Rafael Struick dilanggar dua kali oleh pemain Bahrain.

“Jika ada yang baru saja menonton pertandingan ini dan mungkin kalian pasti mengerti, kalian tahu kenapa pemain kami marah. Keputusan wasit semua bias,” kata pelatih asal Korea Selatan ini.

“Ketika kami menghalau pemain Bahrain, Anda tahu ini akan terjadi tendangan bebas. Jadi, saya pikir semua orang tahu, Anda tahu mengapa pemain kami marah di sana,” tambah Shin Tae-yong. (*)

Sumber: Jawapos

 

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pejabat Lama Pensiun, Bupati Tunjuk Adam Umar Plt. Asisten II

Penunjukan  Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…

4 hours ago

Jelang TC di Boyolali, Persipura Jalani Medical Check Up di Surabaya

Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…

6 hours ago

Disambut Antusias, Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Diikuti 66 Regu

Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…

7 hours ago

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

12 hours ago

Realisasi APBD Papua Baru 36 Persen

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…

13 hours ago

Persipura Hanya Butuh 30 Pemain

Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…

14 hours ago