

Jay Idzes (kiri) akan bertarung dengan Suad Abdulhamid di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi/asroma)
JAKARTA-Pertandingan Arab Saudi kontra Timnas Indonesia dini hari ini bukan sekadar laga pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel itu jadi panggung dua bek tangguh kedua tim, Jay Idzes dan Saud Abdulhamid yang saat ini sama-sama berkarier di Serie A 2024/2025.
Ya, ada gengsi dan harga diri yang dipertaruhkan dalam pertarungan dini hari nanti. Pasalnya, baik Jay Idzes maupun Saud Abdulhamid jadi satu-satunya pemain di tim masing-masing yang bermain dalam kompetisi top Eropa.
Jay Idzes misalnya. Dia termasuk dalam skuad Venezia FC, klub yang baru promosi dari Serie B musim lalu. Jay Idzes pun telah menasbihkan diri sebagai orang Indonesia pertama yang bermain di Serie A.
Meski sempat absen pada pekan perdana Serie A 2024/2025, Jay Idzes akhirnya merasakan debut di kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut pada pekan kedua. Dia diberi kepercayaan oleh pelatih Eusebio Di Francesco turun sebagai starter saat Venezia menghadapi Fiorentina.
Dalam laga debutnya itu, Jay Idzes mencatatkan satu tekel sukses, tiga kali pelanggaran dan melakukan umpan sebanyak 50 kali. Dia ditarik keluar dan gagal bermain 90 menit karena sempat mengalami kram kaki di laga ini.
Jay Idzes baru dapat kesempatan main penuh pada pekan ketiga. Tepatnya saat Venezia FC kalah 1-0 dari Torino di Stadion Pier Luigi Penzo, Venice pada 30 Agustus lalu.
Meski gagal membawa Venezia menang, penampilan Jay Idzes dinilai oleh media Italia sangat solid. Dia bahkan sempat melakukan satu penyelamatan krusial di bibir gawang dan menghindarkan Venezia kebobolan untuk kali kedua.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…