

Pelatih PSBS, Divaldo Alves saat memberikan latihan kepada anak asuhnya di Sleman beberapa waktu lalu. (foto:MO PSBS)
JAYAPURA – Juru taktik PSBS Biak, Divaldo Alves mengaku sedikit gelisa dengan hukuman larangan mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer. “Itu mimpi buruk dari semua pelatih di dunia, kalau itu tidak ada (penambahan pemain) susah sekali, karena semua pelatih pikir bisa perbaiki sedikit atau jual pemain dan itu pasti menggangu,” ungkap Divaldo kepada Cenderawasih Pos, Senin (1/12).
Diketahui PSBS pada 20 Oktober lalu menerima hukuman atau sanksi dari FIFA. Sanksi yang dimaksud adalah FIFA Registration Bans alias larangan pendaftaran pemain. PSBS dihukum berupa tak boleh mendaftarkan pemain baru selama tiga periode jendela transfer pemain.
FIFA Registrations Bans atau sanksi larangan pendaftaran adalah hukuman yang diberikan kepada klub yang melanggar regulasi transfer, seperti tunggakan pembayaran terhadap pemain atau klub lain.
Namun tak dijelaskan penyebab PSBS Biak kena sanksi. Manajemen pun sampai saat ini masih belum memberikan pernyataan resmi menyikapi hukuman FIFA tersebut. Namun PSBS musim lalu sempat mengalami penunggakan gaji pemain.
“Tapi dari manajemen info jika manajemen lama akan selesaikan itu. Tapi yang saya tahu sebagai pelatih kepala itu sangat sulit,” ujarnya.
Meski demikian, Divaldo tetap akan berupaya memaksimalkan pemain yang mereka miliki saat ini. “Saya percaya dengan pemain yang ada, tapi memang ada yang perlu kita perbaiki dalam tim,” pungkasnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…