

Yan P. Mandenas (FOTO: Gratianus silas/cepos)
Manajer Persipura dan Pemilik Saham Akan Nego Pemain
JAYAPURA – Kompetisi Liga 2 Indonesia 2022/2023 tinggal menyisakan kurang lebih dua bulan lagi. Beberapa kontestan mulai melakukan persiapan, mulai dari perekrutan pemain bahkan sudah ada yang melakukan latihan.
Sedangkan Persipura justru banyak ditinggal pemain pilarnya. Nyaris tim kebanggan masyarakat Papua ini belum bergerak sama sekali, jangankan kontrak pemain yang masih bertahan, pelatih pun masih menjadi tanda tanya besar.
Publik dalam hal ini pecinta Persipura hanya bisa mengelus dada menyaksikan satu persatu pemain pamit dari Persipura. Mereka pun berasumsi, bertanya-tanya apa fungsi ditunjuknya Manajer Persipura yang baru Yan P Mandenas?, apakah anggota DPR RI itu hanya menjadi pajangan saja?
Namun Mandenas membeberkan mengenai kondisi timnya saat ini. Ia menyebutkan, jika dirinya tidak memiliki kapasitas untuk mengambil keputusan dalam tim. Melainkan harus menunggu mandat atau perintah dari pengurus serta pemilik saham.
“Sehingga saat saya ditunjuk sebagai manajer, segala sesuatu yang saya lakukan mengikuti amanat dari pemegang saham. Dan amanat dari pemegang saham belum ada penugasan untuk memilih pelatih dan merekrut pemain yang potensial,” ungkap Mandenas dalam rilisnya yang diterima oleh Cenderawasih Pos, Selasa (24/5).
“Ini kendala saya, dan kalau sampai saat ini pecinta Persipura bertanya kenapa manajer terkesan bergerak lambat. Saya bekerja sesuai dengan arahan pemilik saham dan pengurus,” sambungnya.
Kata Mandenas, sejauh ini, sesuai dengan mandat, dirinya baru melakukan rapat dengan manajemen dan melakukan lobi sponsorship. “Mungkin di atas 26 Mei, kita akan bertemu dengan pihak PT Freeport Indonesia dan PT Bank Papua, sehingga ada kejelasan dukungan dan bantuan dari para sponsor,” ujarnya.
Mandenas juga menuturkan jika dirinya bersama para manajemen dan pemilik saham akan sama-sama melakukan negosiasi dengan calon pemain dan memperpanjang kontrak pemain yang telah selesai.
“Kecuali mandat itu diberikan kepada saya disertai dengan dukungan finansial, mungkin saya akan bergerak untuk mengatur dan menentukan masa depan Persipura dengan menentukan komposisi pelatih dan pemain,” pungkasnya. (eri/wen)
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …