

Boaz Solossa (FOTO: Eryck / Cepos)
JAYAPURA – Persipura Jayapura dipastikan membawa pulang Boaz Solossa pada putaran kedua Liga 2 nanti. Klubnya PSS Sleman akan meminjamkan pemainnya itu untuk membantu Persipura berjuang kembali di pentas Liga 1 Indonesia.
Dengan kembalinya Bochi sapaan akrabnya tentu akan memberikan angin segar bagi pasukan Ricky Nelson. Mengingat, Bochi paham betul dengan karakter tim yang pernah dibelanya selama 16 musim itu.
Sebelum hijrah bersama Borneo FC pada tahun 2021/2022 dan PSS Sleman 2022/2023, Bochi sudah meraih segalanya bersama Persipura.
Bersama Mutiara Hitam, Bochi meraih empat gelar juara Liga Indonesia dan trophy individu seperti tiga kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.
Namun dari semua yang sudah diraih, Bochi masih memiliki mimpi besar bersama Persipura.
Adik kandung Ortizan Solossa itu ingin mengakhiri karirnya bersama tim berjuluk Mutiara Hitam itu.
“Itu memang suatu tujuan, karena tim ini (Persipura-red) yang membesar saya dan puji Tuhan kalau memang saya bisa mengakhirinya di Persipura,” ungkap Bochi kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (18/10).
Meski usianya kini sudah 36 tahun, tapi Boaz belum bisa memastikan kapan dia akan gantung sepatu. Dia hanya mengatakan bahwa dirinya akan berusaha untuk membantu Persipura kembali ke Liga 1.
“Ini bukan tempatnya Persipura, semoga pemain bisa bekerja secara tim. Karena tidak menutup kemungkinan tim ini akan segera kembali jika kita bekerja keras secara tim,” ujarnya.
Dia juga sudah tidak mempersoalkan insiden pada tahun 2021 yang membuat Jacksen F. Tiago harus mendepaknya dari tim. Menurutnya, hal tersebut telah berlalu dan kini dia akan menyiapkan diri untuk membantu Persipura mewujudkan mimpi kembali mentas pada kompetisi Liga 1.
“Kemarin ada masalah sedikit, tapi itu hal biasa. Saya tidak mungkin melupakan Persipura, tim yang sudah membesarkan nama saya,” pungkasnya. (eri/nat)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…