

Yan P. Mandenas (FOTO: Gratianus silas/cepos)
“Pengurus dan Manajemen Persipura Tidak Bisa Berikan Semua Kewenangan dan Tanggung Jawab Kepada Saya Tanpa Meminta Persetujuan Saya,” Manajer Persipura Yan P Mandenas
JAYAPURA -Manajer Persipura Jayapura, Yan P. Mandenas langsung angkat suara usai diminta segera menyiapkan tim Persipura untuk LIga 2. Baginyakondisi Persipura saat ini jauh berbeda dengan beberapa musim lalu khususnya soal anggaran klub.
Mandenas membeberkan keuangan klub ketika dirinya ditunjuk sebagai manajer adalah nihil. Sehingga mau tidak mau, dirinya harus bekerja keras untuk mendatangkan sponsor agar bisa melakukan persiapan. Kondisi tersebut membuat Mandenas masih sulit untuk menyiapkan skuad.
“Saya mengelola tim ini dengan nol rupiah yang diberikan kepada saya saat ini. Kemarin jika ada modal yang diberikan kepada saya dari manajer lama kepada saya sebagai manajer baru mungkin tidak akan terlambat seperti ini,” ungkap Yan Mandenas kepada awak media via telepon selulernya, Kamis (30/6) kemarin.
“Tidak ada modal yang diberikan akhirnya saya tidak bisa melakukan apa-apa untuk mengontrak pemain dan lain sebagainya. Hanya sebatas negosiasi dan negosiasi. Kalau saya ditugaskan sebagai manajer dan dibekali modal mungkin tidak selambat ini dan mungkin persiapan sudah selesai,” ujarnya.
Apalagi menurut Mandenas, deretan tugas yang diberikan oleh direksi, manajemen atau pengurus dinilai tidak masuk akal. Dimana diketahui, Mandenas diberikan tugas untuk menyiapkan tim mulai dari sponsorship, pemain, tempat latihan, lapangan pertandingan bahkan hingga panitia pelaksana pertandingan.
“Pengurus Persipura dan manajemen Persipura tidak bisa memberikan semua kewenangan dan tanggung jawab kepada saya tanpa meminta persetujuan saya. Apalagi saya sudah mengelola tim dan mencari sponsor. Kemudian harus diminta membentuk Panpel dan lain sebagainya,” tegas Mandenas.
“Tapi sifatnya saya sebagai manajer hanya membantu, tidak digaji. Saya mencari dukungan dari berbagai pihak agar saya menggandeng sebagai sponsor Persipura. Jadi saya pikir tidak bisa dilepaskan tanggung jawab begitu saja kepada saya,” ucapnya.
Terkait sponsorship, Mandenas mengaku jika saat ini dirinya sudah mendapatkan lampu hijau dari PT Freeport Indonesia. Namun menurutnya, ia akan terus melakukan koordinasi agar perusahan emas tersebut bisa memberikan dukungan sesuai kebutuhan klub. (eri/wen)
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…
Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…
Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…