

Stadion Lukas Enembe yang akan dijadikan tempat pelaksanaan upacara HUT ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022 mendatang. (FOTO: Erianto/Cepos)
PON dan Peparnas 2021 Papua
JAYAPURA – Kodam XVII/Cenderawasih memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua akan berjalan dengan aman.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., disela-sela kegiatan pengarahan dan silaturahmi Pangdam XVII/Cenderawasih dengan atlet PON XX di Makodam, Jumat (28/7).
“Kalau keamanan sudah kita jamin, saya dengan Kapolda sudah bekerjasama, sudah merencanakan semua pengamanan, tidak hanya di Jayapura tapi di semua kluster,” ungkap Pangdam.
Bahkan untuk meyakinkan setiap kontingen, kata Pangdam, Kodam dan Polda terus melakukan koordinasi mengenai pengamanan dalam mendukung suksesnya event olahraga empat tahunan tersebut.
“Kita sudah siapkan dan koordinasikan jumlah personil dan lain sebagainya. Intinya kita yakinkan dan kita pastikan Papua aman dalam pelaksanaan PON,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya juga meyakinkan, bila pesta olahraga tertinggi Indonesia itu akan berjalan aman.
“Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke itu daerah-daerah yang kami anggap jauh dari daerah konflik yang terjadi di akhir-akhir ini. Itu sebabnya, masyarakat olahraga atau peserta atau kontingen yang akan datang dari luar Papua jangan cemas dan jangan takut,” kata Kenius.
“Karena pelaksanaan PON sudah pasti jalan karena negera sudah tentukan tanggalnya 2-15 Oktober, artinya tidak ada penundaan dan tidak ada masalah, PON tetap berjalan dengan aman, kami persiapkan diri untuk menjadi yang terbaik,” sambungnya.
Kenius juga berharap, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua sebagai tuan rumah agar sama-sama mendukung suksesnya PON XX di tanah Papua.
“Mari kita bersama pemerintah, kapan lagi datang ke Papua. Datang lihat bagaimana Papua. Dan kami Papua akan melayani dan menjadi tuan rumah yang baik dan semua kontingen pasti pulang dengan puas,” pungkasnya. (eri/gin).
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…