Menurutnya, sosok yang memimpin Asprov PSSI Papua harus mampu menjaga independensi organisasi olahraga, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, serta memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan sepak bola secara berkelanjutan.
“Pembinaan harus dimulai dari usia dini, kompetisi antarklub harus dihidupkan, dan tata kelola organisasi harus berjalan dengan baik agar Papua terus melahirkan pemain-pemain profesional,” ujar Fakhiri.
Ia menegaskan bahwa sepak bola Papua perlu dikelola secara terarah dan berjenjang agar prestasi dapat dicapai secara konsisten di masa mendatang.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, siap memberikan dukungan kepada kepengurusan Asprov PSSI Papua yang berorientasi pada pembinaan, prestasi, serta kemajuan sepak bola Papua secara berkelanjutan. (fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dalam putusannya, Komite Banding PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI sebelumnya, namun dengan perubahan bentuk…
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…