

Pelari Indonesia Saptoyogo Purnomo membentangkan bendera usai mencapai garis finis pada final lari 400 meter putra T37 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/8/2022). ( ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)
HANGZHOU – Pelari Saptoyogo Purnomo berhasil mengamankan medali emas pertama untuk Indonesia pada ajang Asian Para Games 2022 Hangzhou, Senin (23/10).
Saptoyogo menjadi yang tercepat pada nomor lari 400 meter T37 dengan catatan waktu 54,80 detik. Dia unggul dari para rivalnya, yaitu Apisit Taprom (Thailand) dan Thamer Ahmed Alzahrani (Arab Saudi) yang tertinggal masing-masing 1,83 detik dan 2,75 detik. Taprom berhak atas medali perak, sementara medali perunggu dibawa pulang oleh Alzahrani.
Pencapaian Saptoyogo kali ini pun semakin memperpanjang rentetan prestasinya setelah baru-baru ini dia memastikan tiket Paralimpiade 2024 Paris, Prancis, setelah meraih medali perak pada nomor 100m kelas T37 putra Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023 di Paris, Juli.
Dengan ini, maka cabang Para atletik telah menyumbangkan dua medali di Asian Para Games edisi keempat, setelah sebelumnya Suparni Yati meraih perak di nomor tolak peluru F20 dengan catatan jarak terbaik kedua, yakni 11,12 meter.
Sementara itu, Asian Para Games 2022 Hangzhou masih akan bergulir hingga Sabtu (28/10).
Skuad Merah Putih sendiri ditargetkan mampu finis dalam 10 besar Asian Para Games 2022 Hangzhou dengan raihan 19 medali emas, 23 perak, dan 25 perunggu.(*)
Sumber : Jawapos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…