Dalam kesempatan tersebut, Hj. Jumriati juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Menang atau kalah itu hal biasa. Yang paling penting adalah semangat juang dan sportivitas. Turnamen ini diharapkan tidak hanya berhenti tahun ini, tetapi bisa terus berlanjut ke tahun-tahun mendatang, bahkan melahirkan atlet yang dapat bersaing tidak hanya di tingkat Kabupaten Sarmi, tetapi juga di luar daerah,” tambahnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…