

Tampak manajemen Blacksteel Papua saat memberikan keterangan kepada Cenderawasih Pos disalah satu hotel di Jayapura, Kamis (13/2). (foto: Erianto / Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Tim futsal Blacksteel Papua kembali ke rumah. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu untuk pertama kalinya bermain di rumah sendiri sejak tampil perdana di Pro Futsal League (PFL) Indonesia pada tahun 2016 lalu. Diketahui, PFL Indonesia pekan keenam dan ketujuh atau Papua Series akan digelar di Bumi Cenderawasih, tepatnya di Istana Olahraga (Istora) Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Saat ini Blacksteel Papua berada pada peringkat 5 dengan koleksi 14 poin dari 7 pertandingan. Mereka memiliki poin sama dengan Sadakata United yang sudah bermain 9 kali. Dan terpaut 3 poin dari Bintang Timur Surabaya di posisi ketiga yang juga sudah bermain 9 kali. Kemudian terpaut 5 poin dari Fafage Banua (main 7 kali) dan Unggul FC Malang (main 9 kali) yang menempati peringkat satu dan dua.
Ini kesempatan bagi Blacksteel Papua untuk mendongkrak posisi mereka ke posisi atas. Bermain di depan pendukung sendiri tentu menjadi motivasi bagi para penggawa Blacksteel untuk meraih kemenangan. Presiden klub Blacksteel Papua, Muhammad Rizky la Hadalia, mengatakan bahwa ini sebuah sejarah dan penantian panjang bagi Blacksteel bisa bermain di rumah sendiri.
“Ini penantian panjang dari pemain, ofisial dan manajemen. Karena kita memang 9 tahun ada di Liga Pro, ini pertama main di Papua dan kita bangga,” ungkap Rizky kepada Cenderawasih Pos di Jayapura, Kamis (13/1).
“Kami juga memberikan apresiasi kepada federasi dan teman-teman klub dengan besar hati bermain di Papua,” sambungnya. Senada dengan itu, Owner klub, Meike Evelyn Teurupun menjelaskan bahwa kehadiran Blacksteel di PFL menjadi bukti bahwa Tanah Papua merupakan gudang atlet si kulit bundar.
“Kalau bola besar ada Persipura, bola kecil ada Blacksteel. Kita sama-sama rambut keriting dan punya tujuan yang sama yaitu memajukan olahraga futsal dan sepakbola,” ujar Maike.
Page: 1 2
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…