Categories: ALL SPORT

Misi Akhiri Tren Buruk

JAYAPURA – PSBS Biak telah bertolak ke Kota Padang untuk melakoni laga lanjutan Super League 2025/2026 kontra tuan rumah Semen Padang. Mereka mulai bergeser pada Selasa (9/9). Tim berjuluk Badai Pasifik itu memboyong 22 pemain terbaik mereka untuk menghadapi tuan rumah di Gelanggang Olahraga Haji Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (11/9).

PSBS berangkat dengan misi besar, mereka ingin memutus tren buruk. Meraih kemenangan adalah harga yang tak bisa ditawar bagi Nelson Alom dan kolega. “Besok adalah final buat kita, supaya kita bisa buktikan sebagai tim bagaimana kita kerja untuk menang,” ungkap juru taktik PSBS, Divaldo Alves kepada awak media, Rabu (10/9).

Pelatih asal Portugal itu menyebutkan bahwa persiapan timnya saat ini sangat bagus. Seluruh pemain memiliki tekad yang besar untuk meraih kemenangan di markas Semen Padang. “Chemistry pemain mulai bagus pada laga terakhir dan kita sudah mulai kuat. Kita akan fight untuk kemenangan besok. Pertandingan ini sangat penting bagi kita,” ujarnya.

Mantan pelatih Persik Kediri itu juga menyebutkan bahwa persiapan PSBS musim ini memulai kompetisi sangat lambat. Sehingga tak heran jika PSBS harus terseok-seok di awal musim.

“Bukan tidak bagus, memang semua tim mulai lebih awal dari kita, dan kami persiapan terburu-buru. Banyak pemain pindah ke Persipura dan awal musim banyak pemain yang cedera serta beberapa pemain asing baru tiba,” ucapnya.

“Tapi besok adalah laga final bagi kami, kami yakin bisa meraih kemenangan. Semua pemain sudah siap untuk itu,” sambungnya.

Dari empat kali pertemuan terakhir, PSBS sangat mendominasi. Pasukan Badai Pasifik berhasil menang 3 kali dan sekali bermain seri. Namun dari empat pertandingan terakhir justru menunjukkan trend negatif. PSBS kalah 3 kali dan seri 1 kali hingga baru mendapatkan 1 poin.

Namun itu bukan sebagai ukuran bagi kedua tim, PSBS baik Semen Padang sama-sama melakukan perombakan total musim ini. “PSBS saat ini tim baru dengan skuad baru, kita masih cari chemistry. Tapi statistik itu sangat penting untuk mengangkat motivasi pemain,” pungkasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

20 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

21 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

22 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

23 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

2 days ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

2 days ago