

Pemain Persewar Waropen saat berduel dengan pemain Rans Nusantara FC dalam laga pamungkas putaran pertama Liga 2 2024/2025 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (8/11). (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Klub Persewar Waropen menutup putaran pertama Liga 2 2024/2025 dengan catatan minor. Tim berjuluk Mutiara Bakau itu menyudahi putaran pertama tanpa poin dalam 7 laga. Kekalahan terakhir justru dituai di kandang sendiri saat bersua Rans Nusantara FC. Persewar keok 1-2 di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (8/11).
Dua gol tim tamu dicetak oleh Syaiful Indra lewat tendangan bebas saat pertandingan baru berjalan 5 menit. Gol kedua dicetak oleh Iqbal Hadi Perdana pada menit 30. Sementara gol hiburan tuan rumah dicetak oleh Alberto Yumame menit 58. Hasil ini kian membuat Persewar terbenam di dasar klasemen grup C. Sekaligus menjadikan Persewar sebagai satu-satunya kontestan Liga 2 yang belum pernah meraih poin.
“Kita selalu bersyukur dengan hasil yang kita raih, itu yang terbaik walaupun buat kita sangat menyakitkan sampai putaran pertama tanpa poin,” ungkap juru taktik Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam kepada awak media usai laga.
Kata Edu, pemainnya banyak melakukan kesalahan sendiri pada babak pertama. Begitupun pada babak kedua, meski berhasil menguasai jalannya pertandingan namun pemainnya tidak mampu memanfaatkan peluang yang mereka miliki.
“Setiap pertandingan di babak kedua kita selalu punya banyak peluang dan menekan lawan. Sayang sekali masalah finishing touch masih menjadi kendala kita. Anak-anak sudah mengeluarkan kemampuan terbaik mereka pada babak kedua untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Edu sapaan akrabnya.
“Pemain kita juga banyak bermain individu, bukan secara tim. Berbeda dengan lawan, bermain dari kaki ke kaki dan menghasilkan dua gol. Tapi saya tetap mengucap syukur dengan perjuangan pemain saya,” sambungnya.
Page: 1 2
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…