Categories: OLAHRAGA

Debut Bersama Idola Bagaikan Mimpi Patrik Womsiwor

Patrick Womsiwor (FOTO : Patrik For Cepos)

JAYAPURA – Kemenangan 1-0 Persipura Jayapura atas tuan rumah Perseru Badak Lampung pada lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 lalu menjadi modal yang baik bagi tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura nutuk terus menempel sang pemuncak klasemen sementara Bali United di puncak klasemen.

Tak hanya berhasil meraup tiga poin, namun kemenangan itu juga manjadi kenangan manis bagi talenta muda Mutiara Hitam, Patrick Womsiwor yang sukses menjalani debutnya bersama Persipura pada kompetisi Shopee Liga 1 sejak dikontrak pada musim 2018 lalu.

Pemain jebolan SSB Emsyk dan SSB Imanuel Sentani itu merasa bersyukur ia bisa memberikan kemenangan bagi timnya dalam debutnya di kancah sepakbola kasta tertinggi Tanah Air itu. Namun meski timnya sukses meraih kemenangan, ia sedikit kecewa dalam debutnya harus mendapatkan kartu kuning.

“Puji Tuhan semua karena Tuhan, kemudian terima kasih kepada pelatih Jacksen, penampilan pertama kemarin sangat luar biasa bisa bermain di Liga 1, hanya saya agak kecewa karena mendapat kartu kuning itu mungkin kenangan yang tidak akan saya lupakan,” ungkap Patrick kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (30/10) siang kemarin.

Pemain yang memakai nomor punggung 12 itu juga menceritakan, bahwa awalnya ia tidak begitu percaya diri bisa menjadi pilihan sang pelatih untuk menggantikan mantan rekannya di SSB Imanuel Sentani, Todd Rivaldo Ferre dimenit 81’. Patrick merasa bahwa kesempatan yang ia dapatkan bak mimpi kecil yang menjadi kenyataan bisa bermain bersama para idolanya.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Patrick membela Persipura senior, namun musim lalu ia pun sudah mendapatkan kesempatan yang sama, hanya saja beda kompetisi. Kala itu Patrick diturunkan Persipura pada Piala Indonesia saat menghadapi Pelauw Putra dan Persidago Gorontalo.

Diketahui, Patrick Womsiwor juga merupakan jebolan Persipura U-18 dan U-19. Meski mendapatkan kesempatan bermain dalam tim senior meski usianya baru 18 tahun, Patrick tetap mengakui bahwa masih banyak yang harus ia lakukan untuk bisa menyatuh sepenuhnya bersama rekan-rekannya dalam tim.

“Harapan saya semoga saya bisa berlatih lebih maksimal lagi agar bisa mendapat kepercayaan dari coach Jacksen, dan saya masih perlu banyak belajar dari para senior saya dalam tim,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago