

JAYAPURA-Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Alex Kapisa menegaskan, selain pengurangan Cabor pada PON XX, juga pengurangan beberapa cluster penyelenggara dan cluster penyangga. Jika awalnya diputuskan akan dipertandingkan di lima cluster penyelenggara dan empat cluster penyangga, akhirnya diubah hanya tiga cluster dan dua cluster penyangga. Yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Mimika sebagai cluster penyelenggara. Kabupaten Merauke dan Keerom sebagai cluster penyangga.
Namun setelah melakukan koordinasi, pemerintah Papua akhirnya kembali mencoret Kabupaten Keerom sebagai salah satu cluster penyangga. Pasalnya diketahui, Keerom akan menjadi venue cabang olahraga Balap Sepada. Namun cabang olahraga Balap Sepeda masuk dalam 10 daftar Cabor yang dicoret.
“Kalau untuk Kabupaten Keerom sudah resmi kita coret, karena ada pengurungan Cabor yang berkaitan dengan balap sepada, di mana awalnya akan dipertandingkan di Keerom. Namun Balap Sepeda kita keluarkan, sehingga asumsi kami di Keerom tidak ada lagi Cabor yang dipertandikan sehingga buat apa lagi masuk dalam cluster penyangga,” ungkap Alex kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/9) kemarin.
Dikatakan, selain dicoretnya cabang olahraga Balap Sepeda, Kabupaten Keerom juga dinilai masih sangat minim dalam kesiapan akomodasi dan transportasi.
“Karena kita berpikir kesiapan venue dan kesiaan akomodasi, teransportasi itu yang paling penting. Dan andaikan Keerom tetap masuk tetap menjadi beban Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dari sisi akomodasi dan transportasi,”ujarnya.
Diketahui, dengan dicoretnya Kabupaten Keerom sebagai salah satu cluster penyangga, sehingga hanya Kabupaten Merauke sebagai satu-satunya cluster penyangga. Dan untuk cluster penyelenggara tetap Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Mimika. (eri/tho)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…