

Wakili Papua pada DNC 2019
JAYAPURA- Hari ini, Kamis (25/7) SSB Nafri U-12 bertolak ke Jakarta dengan memboyong 11 pemain untuk melakoni babak final nasional Aqua Danone National Cup (DNC) 2019 yang akan berlangsung di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta 27-28 Juli.
SSB Nafri mewakili Papua dan Papua Barat, akan bersaing dengan 16 juara masing-masing regional provinsi.
Ketua SSB Nafri, Guntur Lukas Tjoe mengatakan, ini merupakan kesempatan yang langka bagi timnya. Pasalnya, ini kali pertama SSB Nafri bisa mewakili Papua pada event nasional.
“Suatu kebanggaan tak terhingga, karena anak-anak yang berasal dari kampung-kampung kecil di Kota Jayapura akhirnya dapat melihat ibu Kota Jakarta. Dan merasakan pengalaman sejak usia dini dalam berkompetisi di level Nasional,” ungkap Lukas Tjoe kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (24/7) kemarin.
Meski terbilang baru, tidak membuat mental anak-anak SSB Nafri gugup. Justru kesempatan ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa bersaing di tingkat nasional.
Bahkan, Lukas Tjoe optimis, dengan persiapan latihan timnya selama ini dan ditopang pengalaman yang dimiliki oleh pelatih mereka Chris Yarangga diyakini mampu memberikan prestasi terbaik bagi timnya.
Selain itu, Lukas Tjoe juga memberikan apresiasi kepada beberapa pihak yang memberikan suport sehingga timnya bisa berangkat ke Jakarta untuk mewakili Papua. (eri/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…